Barbie Ulang Tahun ke-50
March 10th, 2009
seleb
Wanita ini memang bukan sembarang wanita, tapi boneka Barbie yang pada tanggal, 9 Maret 2009, tepat berulang tahun ke-50. Pesta ulang tahun di berbagai belahan dunia pun digelar untuk
memperingati separuh abad usia Barbie. Toko pertama yang didedikasikan
untuk Barbie pun dibuka di kota Shanghai, Cina.
Barbie bukan hanya sekedar boneka untuk anak perempuan.
Bertransformasi menjadi ikon budaya, Barbie juga menuai berbagai kritik
dan kontroversi selama bertahun-tahun.
Barbie Millicent Roberts pertama kali diperkenalkan pada dunia tahun
1959 di New York Toy Fair. Dinamai Barbie dari Barbara, nama anak
perempuan penciptanya, Ruth Handler.
Ruth Handler menyaksikan anaknya bermain dengan mainan bayi dan
batita, tapi kemudian dia melihat adanya jurang besar di pasar Amerika
bagi mainan yang merepresentasikan wanita muda.
Barbie versi pertama muncul dengan baju renang berwarna hitam putih,
sandal berhak tinggi dan terlihat mencolok dengan alisnya yang tinggi.
Meskipun Barbie saat ini lebih terkenal berambut pirang, tapi edisi
pertamanya justru berambut cokelat. Dalam debut pertama, lebih dari 300
ribu Barbie terjual dengan harga USD 3, atau sekitar Rp. 36 ribu.
Dari edisi berbaju renang, Barbie berkembang dengan berbagai gaya
fashion. Beberapa menjadi saingan para artis yang melenggang di karpet
merah penghargaan Oscar dengan pakaian perancang terkenal.
Barbie juga telah menjelma dalam 100 karir berbeda, termasuk
astronot, pelatih kebugaran, pramugari, duta Unicef dan pembalap
Formula One. Bahkan Barbie pernah menjadi kandidat Presiden AS, sebagai
kandidat wanita keturunan Afrika-Amerika pada pemilu Presiden tahun
2004.
Dengan popularitasnya, Barbie sudah menjadi sebuah merk, bukan
sekedar boneka. Barbie pun kemudian memiliki portfolio properti dengan
kepemilikan rumah impian, mobil mewah, dan kekasih bernama Ken.
Meskipun Barbie sering tampil dengan gaun pernikahan, tapi pasangan
Barbie dan Ken tak pernah mengikat janji di depan pendeta, tahun 2004
diumumkan dalam keterangan resmi kepada media bahwa pasangan ini telah
berpisah.
Produsen Barbie, Mattel, telah meraup miliaran USD dari penjualan
Barbie. Kontroversi pun merebak, karena Barbie dianggap memberikan
gambaran yang tak mungkin diraih bagi impian wanita muda.
Sosok Barbie dengan kaki jenjang sempurna, pinggul langsing dan
payudara padat dianggap tak realistik dan merusak gambaran wanita
dewasa modern. Sosok yang akan mendorong pengharapan akan bentuk tubuh
sempurna seperti Barbie dalam benak para wanita muda.
Meskipun kritik merebak, Barbie tetap menjadi idola bagi wanita muda
di seluruh Amerika dan dunia. Lebih dari satu miliar boneka telah
terjual, menurut Mattel, dan 90 persen anak perempuan Amerika usia tiga
hingga 10 tahun, memiliki setidaknya satu Barbie.
“Barbie Ulang Tahun ke-50”